Memigrasikan beban kerja SAP ke Azure

Lanjutan
Administrator
Azure

Anda akan melihat perbedaan antara migrasi satu langkah dan dua langkah. Selain itu, Anda akan mempelajari cara alat Software Update Manager (SUM) dapat digunakan untuk membuat repositori bayangan dan database target.

Tujuan pembelajaran

Dalam modul ini, Anda akan memahami perbedaan antara Migrasi Klasik dan Database Migration Option (DMO) SAP yang terkadang disebut sebagai migrasi satu langkah dan dua langkah.

  • Migrasi Klasik: Software Provisioning Manager (SWPM) SAP digunakan sebagai alat Software Logistics (SL) dan khusus untuk migrasi database. Migrasi Klasik menggunakan pendekatan salinan sistem heterogen dan terkadang disebut sebagai migrasi dua langkah.
  • Database Migration Option (DMO) SAP: DMO memfasilitasi peningkatan SAP dan migrasi database ke database SAP HANA menggunakan satu alat. Proses DMO sering disebut sebagai migrasi satu langkah. Anda akan melihat cara alat Software Update Manager (SUM) membuat repositori bayangan untuk database yang ada saat database target dibuat secara paralel; akhirnya repositori bayangan disalin dan koneksi database SAP dialihkan ke database target.

Prasyarat

Sebelum mengikuti kursus ini, disarankan agar Anda telah mengikuti ujian Azure Administrator (AZ-103) atau Azure Solutions Architect (AZ-300), serta pelatihan SAP HANA atau NetWeaver.