Bagikan melalui


Model kematangan Efisiensi Performa

Efisiensi Performa adalah tentang mempertahankan pengalaman pengguna bahkan ketika ada peningkatan beban dengan mengelola kapasitas. Strategi ini mencakup penskalaan sumber daya, mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi hambatan, dan mengoptimalkan performa puncak.

Model kematangan ini memandu Anda melalui perjalanan strategis pengoptimalan performa dengan menskalakan sumber daya, mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi hambatan, dan mengoptimalkan performa puncak.

Anda akan mulai dengan memilih komponen yang tepat dan menetapkan target performa, lalu maju untuk mengukur dan memantau perilaku beban kerja Anda. Saat Anda matang, Anda akan menggabungkan umpan balik pengguna nyata untuk memperbaiki pendekatan Anda, memanfaatkan wawasan produksi untuk peningkatan yang ditargetkan, dan pada akhirnya mencapai pengoptimalan tingkat lanjut melalui eksperimen dan otomatisasi. Setiap tahap dibangun berdasarkan yang sebelumnya, mengubah strategi performa Anda dari pemecahan masalah reaktif menjadi rekayasa efisiensi proaktif.

Model ini disusun menjadi lima tingkat kematangan yang berbeda, masing-masing dengan tujuan utama dan serangkaian strategi inti. Gunakan tampilan bertab di bawah ini untuk menjelajahi setiap tingkat. Pastikan juga untuk meninjau tradeoff yang disorot dan risiko terkait saat Anda maju.

Ikon Tujuan Menetapkan ekspektasi performa yang jelas dan pilih komponen berukuran tepat yang selaras dengan kebutuhan Anda.

Model kematangan tingkat 1 berfokus pada pengumpulan ekspektasi performa dan memilih layanan cloud yang membantu Anda memenuhi harapan tersebut. Pada tingkat ini, Anda menyelidiki sumber daya dan komponen tersebut untuk menemukan yang paling cocok. Prioritaskan layanan yang hanya menyediakan kemampuan performa yang diperlukan. Pendekatan ini membantu mengontrol biaya dan mempertahankan kecepatan pengembangan Anda.

Strategi utama

✓ Mengumpulkan persyaratan dan menentukan target performa beban kerja

Bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk memahami harapan umum untuk performa beban kerja. Harapan ini mungkin mencakup target untuk waktu pemuatan halaman untuk aplikasi web atau waktu respons untuk sistem interaktif. Pada tahap pengembangan beban kerja ini, perlakukan target ini sebagai pedoman daripada persyaratan keras karena fokus Anda belum mengukur metrik performa. Setelah Anda mengumpulkan harapan beban kerja, mulai selidiki jenis sumber daya yang mungkin sesuai dengan beban kerja Anda.

✓ Pilih sumber daya jaringan yang sesuai

Nilai kebutuhan jaringan Anda untuk menentukan layanan dan konfigurasi yang sesuai dengan beban kerja Anda. Pertimbangkan lalu lintas jaringan, bandwidth, latensi, dan throughput untuk memastikan bahwa jaringan mendukung beban kerja Anda secara efektif. Gunakan jaringan virtual privat dan jaringan backbone untuk mengurangi latensi.

Pastikan distribusi lalu lintas jaringan yang merata untuk mencegah kelebihan beban server dan mengurangi waktu respons. Menilai berbagai layanan penyeimbangan beban yang ditawarkan penyedia cloud Anda. Pertimbangkan jenis lalu lintas, perutean global atau regional, sasaran tingkat layanan, dan fitur tertentu seperti akselerasi situs dan penyeimbangan beban dengan latensi rendah.

Risiko: Luangkan waktu untuk sepenuhnya menyelidiki dan memahami berbagai opsi untuk jaringan dasar. Perubahan selanjutnya di area ini mungkin memerlukan desain ulang dan penyebaran ulang penuh.

✓ Pilih sumber daya komputasi yang sesuai

Menilai kebutuhan komputasi beban kerja Anda, termasuk jenis instans, skalabilitas, dan tingkat layanan. Pertimbangkan kontainerisasi untuk mencapai perolehan performa melalui isolasi, efisiensi sumber daya, waktu startup yang cepat, dan portabilitas.

Pilih layanan komputasi yang dapat memenuhi kebutuhan Anda, sekaligus memungkinkan Anda untuk dengan mudah menskalakan seiring berkembangnya beban kerja Anda. Membangun beban kerja Anda adalah proses berulang. Anda dapat memulai dari yang kecil dengan menggunakan SKU dengan kinerja rendah dan lebih sedikit instansi. Tingkatkan komponen-komponen ini nanti dalam siklus hidup beban kerja.

Trade-off: Bandingkan kebutuhan langsung Anda dengan anggaran. Cari peluang untuk mematikan atau membatalkan alokasi sumber daya komputasi saat tidak digunakan.

✓ Pilih layanan penyimpanan data yang sesuai

Tentukan kebutuhan beban kerja Anda untuk menyimpan, mengambil, dan mengelola data. Pertimbangkan karakteristik seperti:

  • Jenis data: Jenis data apa yang Anda harapkan untuk diserap, diproses, atau disimpan oleh beban kerja Anda?

  • Jilid: Berapa banyak data yang Anda harapkan untuk diserap, diproses, atau disimpan?

  • Throughput transaksi: Apa saja persyaratan performa untuk mengakses jenis data yang berbeda?

  • Konsistensi: Apa target Anda untuk konsistensi data di seluruh jenis data?

  • Daya tahan: Apa target Anda untuk durabilitas data di seluruh jenis data?

  • Pola akses: Jenis pola akses apa yang perlu didukung oleh beban kerja Anda? Misalnya, untuk komponen tertentu Anda mungkin perlu melakukan beberapa penulisan, tetapi sedikit pembacaan. Untuk komponen lain, Anda mungkin perlu melakukan sebaliknya.

Berdasarkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, pilih layanan data terbaik untuk setiap kasus penggunaan beban kerja Anda.

Karena berbagai opsi untuk layanan data di lingkungan cloud, Anda dapat menyesuaikan desain Anda untuk menggunakan layanan yang berbeda agar paling sesuai dengan fungsionalitas setiap komponen dalam beban kerja Anda. Pendekatan ini membantu Anda mengoptimalkan performa setiap komponen.

Trade-off: Jangan terlalu rumit merancang komponen data Anda dengan memilih layanan data yang berbeda untuk komponen yang dapat Anda konsolidasikan ke dalam sebuah penyimpanan data tunggal. Seimbangkan antara performa versus biaya dan kompleksitas.

Langkah selanjutnya