Catatan
Akses ke halaman ini memerlukan otorisasi. Anda dapat mencoba masuk atau mengubah direktori.
Akses ke halaman ini memerlukan otorisasi. Anda dapat mencoba mengubah direktori.
Konstanta bilangan bulat adalah angka desimal (dasar 10), oktal (dasar 8), atau heksadesimal (dasar 16) yang mewakili nilai integral. Gunakan konstanta bilangan bulat untuk mewakili nilai bilangan bulat yang tidak dapat diubah.
Sintaksis
integer-constant:
decimal-constant
integer-suffix
Memilih
octal-constant
integer-suffix
Memilih
hexadecimal-constant
integer-suffix
Memilih
decimal-constant:
nonzero-digit
decimal-constant
digit
octal-constant:
0
octal-constant
octal-digit
hexadecimal-constant:
hexadecimal-prefix
hexadecimal-digit
hexadecimal-constant
hexadecimal-digit
hexadecimal-prefix: salah satu
0x
0X
nonzero-digit: salah satu
1 2 3 4 5 6 7 8 9
octal-digit: salah satu
0 1 2 3 4 5 6 7
hexadecimal-digit: salah satu
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
a b c d e f
A B C D E F
integer-suffix:
unsigned-suffix
long-suffix
Memilih
unsigned-suffix
long-long-suffix
unsigned-suffix
64-bit-integer-suffix
long-suffix
unsigned-suffix
Memilih
long-long-suffix
unsigned-suffix
Memilih
64-bit-integer-suffix
unsigned-suffix: salah satu
u U
long-suffix: salah satu
l L
long-long-suffix: salah satu
ll LL
64-bit-integer-suffix: salah satu
i64 I64
Akhiran i64 dan I64 khusus Microsoft.
Konstanta bilangan bulat positif kecuali didahului oleh tanda minus (-). Tanda minus ditafsirkan sebagai operator negasi aritmatika unary. (Lihat Operator Aritmatika Tidak Sah untuk informasi tentang operator ini.)
Jika konstanta bilangan bulat dimulai dengan 0x atau 0X, itu heksadesimal. Jika dimulai dengan digit 0, itu oktal. Jika tidak, diasumsikan desimal.
Konstanta bilangan bulat berikut setara:
28
0x1C /* = Hexadecimal representation for decimal 28 */
034 /* = Octal representation for decimal 28 */
Tidak ada karakter spasi putih yang dapat memisahkan digit konstanta bilangan bulat. Contoh-contoh ini menunjukkan beberapa konstanta desimal, oktal, dan heksadesimal yang valid.
/* Decimal Constants */
int dec_int = 28;
unsigned dec_uint = 4000000024u;
long dec_long = 2000000022l;
unsigned long dec_ulong = 4000000000ul;
long long dec_llong = 9000000000LL;
unsigned long long dec_ullong = 900000000001ull;
__int64 dec_i64 = 9000000000002I64;
unsigned __int64 dec_ui64 = 90000000000004ui64;
/* Octal Constants */
int oct_int = 024;
unsigned oct_uint = 04000000024u;
long oct_long = 02000000022l;
unsigned long oct_ulong = 04000000000UL;
long long oct_llong = 044000000000000ll;
unsigned long long oct_ullong = 044400000000000001Ull;
__int64 oct_i64 = 04444000000000000002i64;
unsigned __int64 oct_ui64 = 04444000000000000004uI64;
/* Hexadecimal Constants */
int hex_int = 0x2a;
unsigned hex_uint = 0XA0000024u;
long hex_long = 0x20000022l;
unsigned long hex_ulong = 0XA0000021uL;
long long hex_llong = 0x8a000000000000ll;
unsigned long long hex_ullong = 0x8A40000000000010uLL;
__int64 hex_i64 = 0x4a44000000000020I64;
unsigned __int64 hex_ui64 = 0x8a44000000000040Ui64;