Pendahuluan

Selesai

Pelajari tentang fungsionalitas inti pengklusteran failover Windows Server, berbagai opsi konfigurasi untuk pengklusteran failover, dan penggunaan set kluster.

Skenario

Contoso, Ltd. adalah perusahaan jasa keuangan di Seattle dengan kantor-kantor besar yang berlokasi di seluruh dunia. Sebagian besar lingkungan komputasinya dijalankan secara lokal pada Windows Server. Termasuk beban kerja tervirtualisasi pada host Windows Server 2016.

Staf IT Contoso memigrasikan server lokal Contoso ke Windows Server 2025. Sebagai bagian dari migrasi, Contoso berencana untuk memperluas ke situs tambahan dan menggunakan virtualisasi untuk membantu mempercepat proses menghadirkan situs baru secara online. Perusahaan juga menghasilkan volume data yang lebih besar dengan rencana untuk lebih banyak data di masa mendatang. Karena itu, perusahaan membutuhkan opsi penyimpanan yang fleksibel. Selain itu, Contoso berencana untuk meningkatkan penggunaan virtualisasi untuk mengoptimalkan lingkungan komputasinya karena banyak server fisik yang kurang digunakan.

Sebagai administrator Windows Server, Anda bertanggung jawab untuk mengidentifikasi peluang untuk menerapkan ketersediaan beban kerja Windows Server yang tinggi. Anda ingin menjelajahi berbagai opsi yang menyediakan kemampuan ini, termasuk pengklusteran failover Windows Server tradisional, kluster peregangan, dan kumpulan kluster. Setelah menyelesaikan modul ini, Anda akan memahami bagaimana Anda dapat memperoleh manfaat dari opsi ini.

Tujuan pembelajaran

Setelah menyelesaikan modul ini, Anda akan dapat:

  • Menjelaskan pengklusteran failover Windows Server.
  • Menerapkan pengklusteran failover Windows Server.
  • Mengelola pengklusteran failover Windows Server.
  • Menerapkan kluster stretch.
  • Menjelaskan set kluster.

Prasyarat

Untuk mendapatkan pengalaman belajar terbaik dari modul ini, Anda harus memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang:

  • Peladen Windows 2012 atau Windows 2016.
  • Teknologi jaringan inti.